KANKER ROHANI ITU BERNAMA IRI DAN DENGKI
kANKER ROHANI ITU BERNAMA IRI DAN DENGKI

✍️ Oleh: Umie Bilqis |
Blog: Indahnya Berbagi
https://walaupahit.blogspot.com
Renungan Pagi Sahabat Fillah
Di zaman yang penuh fitnah ini, kita hidup di tengah realita yang mencengangkan: kebaikan justru menjadi sasaran kebencian. Orang yang menyuarakan kebenaran dicaci, pendakwah dilecehkan, pemimpin yang merakyat difitnah, dan orang yang gemar bersedekah malah dicurigai.
Tak sedikit pula orang-orang baik yang namanya dijatuhkan lewat narasi-narasi yang sengaja dibangun penuh rekayasa, bahkan dibuat viral agar menjadi tren.
Fitnah semacam ini bukan hanya mencemari nama baik seseorang, tapi juga merusak hati masyarakat. Bahkan bisa mengguncang sebuah bangsa. Betapa sering kita melihat bangsa sebesar Indonesia ini diguncang oleh isu-isu yang ternyata hanyalah fitnah, direkayasa oleh orang yang tampak terpelajar, namun mengungkap kedunguan dan kebusukan hatinya sendiri.
Ini bukan hanya tentang benci terhadap orang baik. Tapi juga tentang sakit hati yang tidak selesai, iri yang mengakar, dan dendam yang menyala-nyala. Mereka yang tenggelam dalam iri dan dengki sibuk mencari kesalahan orang lain, padahal dirinya sendiri tak pernah sempat ia perbaiki.
Dijelaskan Allah SWT dalam firman-nya (QS. An-Nisa: 54):
أَمْ يَحْسُدُونَ النَّاسَ عَلَىٰ مَا آتَاهُمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦ
"Ataukah mereka dengki kepada manusia karena karunia yang Allah telah berikan kepadanya?"
(QS. An-Nisa: 54)
Hadits Nabi ﷺ:
إِيَّاكُمْ وَالْحَسَدَ، فَإِنَّ الْحَسَدَ يَأْكُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَأْكُلُ النَّارُ الْحَطَبَ
"Jauhilah sifat hasad (dengki), karena sesungguhnya hasad itu memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar."
(HR. Abu Dawud no. 4903)
Bangkrut di Akhirat: Nasib Para Pendengki & Penghasut
Rasulullah ﷺ bersabda:
"Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut?"
Para sahabat menjawab, "Orang yang tidak punya dirham dan tidak punya harta."
Beliau bersabda:
"Orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa shalat, puasa, dan zakat, tetapi dia juga datang dengan membawa dosa mencaci maki orang lain, memfitnah, memakan harta orang lain, menumpahkan darah orang lain, dan memukul orang lain. Maka pahala kebaikannya dibagikan kepada orang-orang yang ia zalimi. Jika pahalanya habis sebelum selesai urusan, maka dosa-dosa mereka akan dipindahkan kepadanya, lalu ia dilemparkan ke dalam neraka."
(HR. Muslim no. 2581)
Lihatlah betapa pendengki yang sibuk membakar nama orang lain, pada akhirnya justru membakar seluruh amalnya sendiri. Bahkan bukan hanya pahala yang hilang, ia pun menanggung dosa orang lain—hingga benar-benar bangkrut tanpa sisa.
Sahabat fillah
Mari kita jaga hati. Dunia ini sudah cukup gaduh dengan suara kebencian, maka jangan kita ikut menjadi bagian dari para pembenci. Jika kita melihat saudara kita diberi nikmat oleh Allah, doakanlah agar ia diberkahi. Jika hati terasa sempit melihat keberhasilan orang lain, akui saja di hadapan Allah dan mohon ampunan-Nya.
Kebahagiaan sejati tidak akan pernah lahir dari menjatuhkan orang lain. Tapi dari hati yang bersih, yang lapang, dan yang ridha terhadap takdir Ilahi.
-------------------------
Sahabat fillah mari Kita Saling Menguatkan!
Jika Sahabat Fillah punya pertanyaan, ingin berbagi cerita, curhat, atau berdiskusi seputar tema renungan ini, silakan tuliskan di kolom komentar ya.
Atau, bisa juga langsung chat pribadi via WhatsApp Umie di:
📱 0823-1743-5863
Insya Allah, kita saling mendoakan dan menguatkan di jalan kebaikan. 🌷
Jangan lupa share artikel ini agar semakin banyak yang terhindar dari penyakit hati bernama iri dan dengki.
Barakallahu fiikum 🤍
Komentar
Posting Komentar